Dua Masa di Mata Fe


Assalamualaikum,

Selamat pagi, selamat berakhir pekan semuanya, salam kenal ya ^-^. Tulisan pertama saya ni kawan hehe mencoba untuk belajar menulis buat berbagi cerita hihi. kali ini saya mau nulis resensi buku, lebih tepatnya sih novel. saya suka banget baca novel, novel yang saya suka baca sih biasanya yang bertema persahabatan, cinta, keluarga, petualangan yang fiksi atau pun berdasarkan true story. nah, baru-baru ini saya baru selesai baca novelnya Teh Dyah Prameswarie, mau tau novelnya tentang apa? yuk mari baca resensinya yah .. ^-^



Resensi Novel Dua Masa di Mata Fe Karya Dyah Prameswarie

Judul: Dua Masa di Mata Fe
Penulis: Dyah Prameswarie
Penerbit: Moka Media
Terbit: 2014
Tebal: 219 + iv


Novel Dua Masa di Mata Fe ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang menjadi salah satu korban penjarahan dan pembunuhan pada kerusuhan Mei 1998. Mengapa mereka menjadi salah satu korbannya? Karena mereka adalah salah satu keluarga dari etnis Tionghoa yang saat kerusuhan itu etnis Tionghoa menjadi incaran. 

Dalam novel tersebut diceritakan bahwa Asen dan keluarganya tinggal di sebuah ruko dengan tiga lantai, Asen adalah seorang keturunan tionghoa yang menikah dengan Padma yang memiliki keturunan dari India dan mereka dikaruniai dua orang anak, yakni Fe dan Edric. Karena pernikahannya dengan Padma, asen diusir oleh kedua orang tuanya lalu ia pergi merantau dari Surabaya menuju Jakarta. 

Di awal cerita penulis telah menyuguhkan jalan cerita yang mencekam dan membuat saya merasa tegang dan terbawa oleh suasana yang seolah-olah saya berada pada situasi tersebut. Saya merasa kesal dan marah pada tokoh jenggo dan kawanannya yang melakukan penjarahan, bertindak sewenang-wenang, melakukan pembunuhan secara membabi buta dan terbilang sadis. 

Asen dan keluarganya tidak sempat melarikan diri ketika jenggo dan para kawanannya tiba. Asen, Padma, dan Edric tewas dan harta mereka habis di jarah oleh para penjahat itu. Lalu bagaiman dengan Fe? Fe selamat karena dia bersembunyi didalam bagasi mobil milik papi nya (Asen) yang dibawa lari oleh salah satu penjarah kawanan jenggo yaitu Raish. Dari sini lah awal cerita kisah Fe dan Raish dimulai. Fe yang berjuang untuk bangkit dari keterpurukannya dan lambat laun dia merasakan jatuh hati pada Raish yang dia anggap telah menyelamatkan hidupnya, sementara Raish berjuang mengumpulkan keberaniannya untuk berterus terang tentang kebenaran yang sesungguhnya. 

Lalu bagaimana tuh kelanjutan kisahnya Fe dan Raish? Penasarankan? Yuk baca aja ya novelnya Dua Masa di Mata Fe by Teh Dyah Prameswari dijamin bakal bikin kamu tegang, kesel, pengen marah, sedih, terharu, dan pastinya baper ehehe. Kalau diminta kasih rate, aku kasih 4 deh dari 5. Di tunggu buku selanjutnya ya Teh Dydie.




Komentar

  1. Berasa masuk ke dalam cerita nih, huhuhu kasian ya Fe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah bener banget ka kasian fe nya, kita yang baca serasa ada di zaman itu hehe

      Hapus
  2. Kenapa aku baru tahu ada review ini yak :D

    Nuhuun ya, Lia :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jajanan Murah Meriah Baleendah: Bakso Bakar Gerfil

Nasi Omelete Keju Simple